STONE CRUSHER

Crushing plant
yang dibangun
sebagai satu sistem.

Mechanical erection, fabrication, installation, electrical integration, testing dan commissioning untuk kebutuhan stone crushing plant.

Scroll untuk melihat sistem
STONE CRUSHERPLANT ENGINEERING
MATERIAL→ CRUSH →SIZE
01ENGINEERED FOR THE FIELD

Dari batuan
menjadi produk agregat.

CRUSHING PLANT

Stone crusher bukan sekadar kumpulan mesin penghancur. Hopper, feeder, crusher, screen dan conveyor harus bekerja sebagai satu material flow yang saling terhubung.

Baja Mandiri menangani kebutuhan plant engineering mulai dari mechanical erection, fabrication, installation, alignment, electrical integration hingga testing dan commissioning sesuai konfigurasi plant dan kondisi lapangan.

Konfigurasi crusher dapat berbeda antara satu proyek dengan proyek lainnya. Karena itu, desain dan scope pekerjaan perlu melihat karakter material, target produk, kapasitas, layout dan kebutuhan operasional.

01

Yang dikerjakan bukan hanya memasang mesin — tetapi memastikan seluruh crushing circuit dapat bekerja sebagai satu sistem.

Ikuti
material flow.

Dari material masuk hingga menjadi fraksi produk yang siap dipindahkan ke stockpile.

SCROLL→
01
MATERIAL FEEDING

Feed Hopper

Material hasil quarry atau stockpile diarahkan ke hopper sebagai titik awal material flow.

Hopper berfungsi sebagai area penerimaan material sebelum material masuk ke feeder. Dimensi, kapasitas dan konfigurasi aktual mengikuti desain plant serta kebutuhan produksi.

HOPPERFEEDINGMATERIAL FLOW
02
PRIMARY CRUSHING

Jaw Crusher

Material berukuran besar direduksi pada tahap primary crushing menggunakan crusher yang sesuai dengan konfigurasi plant.

Pada konfigurasi jaw crusher, material dihancurkan melalui gerakan jaw sehingga ukuran material turun ke rentang yang dapat diproses pada tahap berikutnya.

JAW CRUSHERPRIMARYREDUCTION
03
SECONDARY / TERTIARY

Secondary Crushing

Material hasil primary crushing dapat diproses kembali untuk mencapai ukuran produk yang dibutuhkan.

Tahap lanjutan dapat menggunakan cone crusher, impact crusher atau konfigurasi lain sesuai karakter material, target ukuran produk dan desain crushing circuit.

CONE / IMPACTSECONDARYTERTIARY
04
SCREENING

Vibrating Screen

Material dipisahkan berdasarkan ukuran untuk menghasilkan fraksi produk yang berbeda.

Screening menentukan material mana yang menjadi produk akhir dan mana yang dikembalikan ke circuit melalui proses recirculation atau re-crushing.

SCREENSIZINGRECIRCULATION
05
CONVEYING

Conveyor System

Material yang telah diproses dipindahkan antar equipment hingga menuju area stockpile atau proses berikutnya.

Conveyor harus disesuaikan dengan layout, kapasitas material flow, transfer point, belt arrangement dan kebutuhan maintenance access.

BELT CONVEYORTRANSFERSTOCKPILE
0102030405

Satu circuit.
Banyak titik kontrol.

Setiap tahap harus menerima, memproses dan meneruskan material sesuai kapasitas sistem berikutnya.

01
FEEDHopper + feeder
→
02
PRIMARYPrimary crushing
→
03
SECONDARYSize reduction
→
04
SCREENSizing & separation
→
05
RECIRCULATIONReturn to circuit
→
06
PRODUCTStockpile / output

Equipment yang
saling terhubung.

Konfigurasi aktual dapat berbeda, tetapi setiap komponen memiliki fungsi yang harus dipahami dalam keseluruhan crushing circuit.

01

Feed Hopper & Feeder

Menerima material dan mengatur suplai menuju primary crusher agar material flow lebih terkontrol.

↗
02

Primary Crusher

Melakukan reduksi ukuran awal material dari ukuran feed menjadi ukuran yang dapat diteruskan ke tahap berikutnya.

↗
03

Secondary / Tertiary Crusher

Mengurangi ukuran material lebih lanjut sesuai target produk dan konfigurasi crushing circuit.

↗
04

Vibrating Screen

Memisahkan material berdasarkan ukuran dan menentukan fraksi yang menjadi produk atau kembali ke circuit.

↗
05

Conveyor

Menghubungkan setiap equipment dan membawa material dari satu proses ke proses berikutnya.

↗
06

Electrical & Control

Mengintegrasikan motor, panel, sensor, interlock dan control system untuk pengoperasian plant.

↗

Tidak berhenti
di erection.

Crushing plant harus diuji sebagai sistem, bukan hanya sebagai kumpulan equipment yang telah terpasang.

01

Mechanical Erection

Erection dan installation crusher, screen, conveyor, feeder, chute, hopper dan equipment pendukung.

02

Structural & Fabrication

Fabrication atau adjustment structure, support, platform, handrail, chute dan kebutuhan mechanical plant.

03

Alignment

Pengecekan posisi, level, alignment dan hubungan antar equipment sebelum sistem dijalankan.

04

Electrical

Installation panel, cable, motor connection, termination dan integrasi electrical system.

05

Instrumentation

Integrasi sensor, protection, interlock dan perangkat monitoring yang digunakan dalam operasi plant.

06

Testing & Commissioning

Testing bertahap dari equipment individual sampai integrated system sebelum masuk tahap operasi.

Detail kecil
memengaruhi satu sistem.

01

Material Characteristics

Jenis batuan, hardness, abrasiveness, moisture dan ukuran feed memengaruhi konfigurasi serta pemilihan equipment.

02

Target Product

Ukuran dan jumlah fraksi produk menentukan kebutuhan screening, crusher stage dan recirculation.

03

Material Flow

Kapasitas setiap equipment harus terhubung dalam satu material flow agar bottleneck tidak muncul di titik tertentu.

04

Maintenance Access

Layout perlu mempertimbangkan akses inspeksi, penggantian wear parts, cleaning dan pekerjaan maintenance.

FIELD NOTE

Kapasitas dan konfigurasi stone crusher tidak seharusnya ditentukan hanya dari angka kapasitas mesin. Material, product specification, circuit, screening dan recirculation harus dilihat sebagai satu kesatuan.

CRUSHING PLANT
02MATERIAL → PROCESS → PRODUCT

Scope pekerjaan
mengikuti kondisi plant.

Pekerjaan dapat dimulai dari plant baru, existing plant, relokasi, refurbishment atau kebutuhan installation tertentu.

Sebelum pekerjaan dilakukan, scope perlu dipahami dari sisi equipment, layout, material flow, electrical system, akses kerja dan target operasional.

Diskusikan kebutuhan proyek ↗

Punya stone crusher
untuk dikerjakan?

Ceritakan kondisi plant, lokasi, konfigurasi equipment dan scope pekerjaan yang sedang dipersiapkan.

Konsultasikan proyek ↗